5 Kesalahan dalam Pembangunan yang Wajib Dihindari

foto-1Saat ini, pembangunan sarana dan prasarana serta infrastruktur di berbagai wilayah, khususnya di wilayah Ibukota Jakarta memang sedang gencar dilakukan. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya toko bangunan atau toko jual besi beton yang ada di berbagai wilayah. Namun, tak sedikit pula kita menemukan adanya pembangunan yang terbengkalai, bisa disebabkan karena kebijakan pemerintah yang berubah atau terjadinya kegagalan pembangunan.

Ada banyak sekali faktor penyebab kegagalan dalam pembangunan. Namun, salah satu faktor yang kerap ditemui adalah faktor tentang kesalahan pelaksanaan. Tahap pelaksanaan merupakan dalah satu tahapan terpenting dalam proses pembangunan. Untuk itu, kesalahan dalam tahap pelaksanaan merupakan hal yang fatal. Nah, agar pembangunan yang Anda lakukan bisa berjalan dengan lancar, inilah beberapa kesalahan dalam proses pembangunan yang wajib dihindari:

  1. Metode pelaksanaan yang salah

Banyak pembangunan yang terhenti hanya karena salah dalam memilih metode pelaksanaan. Metode pelaksanaan tidak bisa dipilih dengan sembarangan. Semua perlu disesuaikan dengan jenis bangunan, periode pembangunan,  bahkan hingga tempat atau lokasi pembangunan.

  1. Kualitas material yang tidak sesuai spesifikasi

Banyak proyek pembangunan yang terpaksa dihentikan karena material yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dari awal.  Salah satu contoh kualitas material yang tidak sesuai spesifikasi yang sering ditemui di lapangan adalah penggunaan besi beton dengan ukuran yang lebih kecil dari yang dipersyaratkan. Agar bisa mendapatkan besi beton berkualitas, beliha di tempat jual besi beton terpercaya di kota Anda.

  1. Peralatan kerja yang kurang memadai

Untuk membangun sebuah bangunan atau menyelesaikan suatu proyek, tentu ada begitu banyak alat yang dibutuhkan nantinya. Tak hanya peralatan-peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, linggis, atau gergaji. Namun diperlukan juga alat-alat berat seperti backhoe, dozer,  concrete mixer, dan lain sebagainya. Agar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar, dibutuhkan alat yang lengkap dan memiliki kualitas yang bagus.

  1. Tenaga kerja yang kurang terampil

Selain memerlukan peralatan yang memadai, Anda juga memerlukan tenaga kerja yang terampil agar pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Tenaga kerja yang terampil tidak hanya ahli dalam urusan pembangunan. Namun juga memiliki semangat kerja tinggi serta ulet. Dengan menggunakan tenaga kerja yang terampil, proyek pembangunan dapat selesai tepat pada waktunya.

  1. Buruknya sistem pengawasan/manajemen konstruksi.

Peran pengawas sangat besar dalam sebuah proyek. Hal ini tertuang dalam permen PU nomor 06/PRT/2008 tentang pedoman pelaksanaan pemeriksaan konstruksi. Jika kontraktor akan melakukan pembangungunan, konsultan pengawas wajib melakukan pengecekan terhadap material besi beton yang digunakan.

Ketika proses pembangunan berlangsung, sebaiknya pengawas tidak hanya memeriksa keabsahan dokumen pembangunan saja, namun juga langsung mengawasi hasil pekerjaan sesuai standar dengan menggunakan alat-alat yang diperlukan.

Misalnya pengawas harus mengukur besi beton menggunakan jangka sorong dan memastikan ukuran telah sesuai dengan standar yang berlaku. Jika diperlukan, konsultan pengawas atau manajemen konstruksi dapat memberikan saran terkait pengadaan material yang berkualitas, seperti memberikan informasi toko bangunan yang menawarkan harga jual besi beton dengan harga murah. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *