Ingin Berinvestasi dengan Membeli Rumah di Bali? Siapa Takut!

Siapa yang tak kenal Pulau Seribu Pura ini? Ya, Bali memang banyak digandrungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara sebagai tempat untuk menghabiskan waktu liburan mereka. Tak hanya doyan mengunjungi situs-situs wisata, banyak pula orang yang jatuh cinta akan keindahan pulau Bali dan memilih untuk menetap di sana.

Lokasi favorit para turis kebanyakan berpusat di daerah Nusa Dua, Jimbaran, Kuta, Seminyak, dan Ubud, di mana masih terdapat banyak sekali surga wisata yang menentramkan hati. Selain faktor alam, faktor budaya dan sosial menjadi daya tarik utama yang membuat para pelancong itu kemudian tinggal di Bali.

Prospek Investasi yang menjanjikan

Geliat bisnis properti di Bali mulai tampak dari banyaknya perumahan, vila dan apartemen yang dibangun oleh pengembang. Dampak positif ini terlihat dari banyaknya investasi yang ditanam di daerah-daerah seperti Jimbaran yang terus menunjukkan tren positif.

Salah satu pemicu ramainya Jimbaran sebagai pusat pembangunan properti adalah karena letaknya di dataran tinggi dan berbukit. Panorama yang hijau juga menjadi daya tarik tersendiri.

Properti yang banyak dibangun di kawasan Bali masih didominasi oleh vila dan kondotel, tapi tak sedikit pula yang merambah bisnis rumah dan apartemen. Jika vila dan kondotel menjadi pilihan para eksekutif yang ingin tempat tinggal inklusif, rumah dan apartemen banyak menjadi incaran bagi keluarga yang ingin menikmati Bali dalam waktu yang lama.

Tercatat, memiliki rumah di Bali akan meningkatkan investasi Anda senilai hampir 300% dari harga belinya. Vila dan kondotel memang ramai dijual di kawasan Jimbaran dan Seminyak, tapi rumah serta apartemen banyak dibangun di daerah Denpasar dan Sanur. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari 800 juta rupiah sampai yang dibanderol puluhan miliar rupiah juga ada.

Bagaimana Cara Mendapatkan Hunian dengan Harga Terjangkau di Bali?

Pasar penjualan apartemen dan rumah di Bali datang dari berbagai wlayah di Indonesia seperti Jakarta, Makasar, Surabaya, bahkan Merauke. Tak sedikit juga pembeli asal luar negeri yang berinvestasi rumah di Bali. Rumah-rumah yang dijual di Bali rata-rata memiliki desain yang cukup luas, karena lahan di sana tidak terlalu terbatas, seperti kota-kota besar lain di Indonesia.

Sementara untuk apartemen, tiap unit yang disewakan atau dijual memiliki lokasi strategis dengan berbagai fasilitas dan lahan hijau. Jika harga yang dipatok menurut Anda terlalu mahal, berikut adalah cara untuk mendapatkan rumah yang dijual di Bali dengan harga yang terjangkau.

  1. Kunjungi Langsung Kantor Pengembang

Perang penjualan properti antar pengembang biasanya justru menguntungkan pembeli. Dengan maraknya pasar rumah yang dijual di Bali, Anda bisa langsung datang ke kantor pengembang untuk menanyakan seputar harga, diskon, dan sistem pembayarannya.

Dengan menanyakan hal-hal tersebut, Anda bisa membeli rumah dengan cara yang lebih tepercaya. Entah menggunakan sistem cicilan, tanpa uang muka, atau lainnya. Informasi-informasi yang diperoleh tentunya bisa membantu Anda memutuskan akan membelinya atau tidak.

  1. Manfaatkan Promo yang Ditawarkan

“Dijual Rumah, Cicilan 0%”

“Rumah Mewah Tanpa Uang Muka!”

Pernahkah Anda mendapati iklan seperti itu? Jika iya, mungkin itulah saatnya untuk merogoh kocek dan deal dengan pihak penjual.

Tapi mungkinkah untuk membeli rumah tanpa uang muka? Sangat mungkin! Bahkan, tanpa mengeluarkan uang pun, Anda bisa menghuni rumah impian. Jika Anda mendapati iklan di surat kabar, internet, atau sumber lain perihal promo dan diskon, besar kemungkinan para penjual atau pengembang sudah bekerja sama dengan pihak bank untuk menjual rumah dan apartemen tanpa uang muka.

Dengan tingginya permintaan properti di Bali, pihak pengembang sebenarnya sudah memiliki uang yang ditahan oleh pihak bank sejumlah uang muka yang mungkin dibayarkan oleh pembeli. Nah, uang tersebut akan tetap ditahan sampai proses serah terima properti selesai. Jadi sebenarnya, tak ada yang dirugikan di sini.

  1. Gunakan Fasilitas KPR

Sistem cicilan melalui KPR untuk membali rumah dan apartemen di Bali menjadi salah satu pilihan utama masyarakat. Nah, cara terjitu untuk memperoleh harga dan pernawaran terbaik adalah dengan melakukan mark up harga. Hal ini dikarenakan pihak bank tidak akan memberikan fasilitas penuh dari harga rumah tersebut.

Misalnya saja, Anda ingin membeli rumah di kawasan Jimbaran seharga 100 juta Rupiah dengan diskon 10%. Dengan harga 90 juta yang akan Anda bayarkan, lebih baik tetap mengatakan bahwa harga rumah tersebut memang berharga 100 juta Rupiah.

Jika Anda tidak ingin tinggal di Bali tapi ingin berinvestasi apartemen di sana, memilih lokasi yang dekat dengan tempat wisata bisa membawa keuntungan besar. Nah, apabila memang Anda berencana untuk menetap di Pulau Dewata, maka segeralah mencarinya dengan mulai melirik daftar rumah dijual di Bali. Jangan sampai Anda kehabisan lokasi premium.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *