Kelebihan dan Kekurangan Oppo F1s

Oppo F1s merupakan penerus dari smartphone pabrikan asal China sebelumnya yakni Oppo F1. Dimana berbagai peningkatan pun dilakukan oleh pihak Oppo sebelum akhirnya memutuskan untuk meluncurkannya. Peningkatan ini pun akhirnya menjurus pada kemampuan dan kelebihan dari Oppo F1s yang semakin memanjakan para penggunanya karena segala sesuatunya disusun dan dibuat berdasarkan riset mengenai kebutuhan masyarakat Indonesia tentang gadget dan fiturnya.

Pun demikian dari sebuah gadget tentunya ada kelebihan dan kekurangan tersendiri, dan berikut adalah beberapa kelebihan dan juga kekurangan tersebut.

Kelebihan Oppo F1s

  1. Layar yang digunakan sudah berukuran standar saat ini yakni 5,5 inci yang meski agak bongsor namun penggunaan dengan 1 tangan pun juga lumayan nyaman.
  2. Layar yang dibenamkan oleh pihak Oppo pun sudah dilapisi oleh lapisan anti gores standar internasional yakni Corning gorilla glass 4.
  3. Teknologi dari layar tersebut adalah panel IPS yang mampu menghasilkan warna yang lebih tajam, lembut serta nyaman untuk digunakan.
  4. Smartphone ini termasuk smartphone yang mendukung jaringan LTE 4G
  5. Sudah disematkan fitur fingger print sebagai sistem keamanannya.
  6. Menggunakan chipset Mediatek MT6750 yang mendukung kinerja dari CPU Octa Core 1.5 GHz untuk membuat performanya menjadi lebih cepat baik itu dalam penggunaan normal hingga main game sekalipun.
  7. RAM berukuran 3 GB merupakan RAM yang memang masih kurang akan tetapi lumayan cukup untuk melakukan multitasking atau bermain game berat.
  8. Luas penyimapanan internal adalah 32 GB yang memang sudah cukup karena masih bisa dipasangkan slot SD Card dengan kapasitas maksimal hingga 356GB.
  9. Kamera depan yang digunakan beresolusi 16MP yang menarik dengan berbagai fitur yang pastinya membuat hasil selfie jadi lebih menarik termasuk juga flash screennya.
  10. Dalam pemakaina normal, smartphone ini mampu bertahan hingga 24 jam dengan baterai berkapasitas 3075 mAh.

Kekurangan Oppo F1s

  1. Kamera selfie belum menggunakan LED Flash sehingga sulit untuk digunakan pada ruangan minim cahaya.
  2. Belum ada sensor yang dinamakan dengan sensor gyroscope alhasil belum bisa mendukung untuk virtual reality (AR).
  3. Tak ada fitur fast charging untuk membuat charging baterai yang lebih cepat.
  4. Baterai yang menyatu dengan body akan membuat sulit ketika dalam durasi pemakaian yang lama terjadi masalah pada baterai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *