Manfaat Mandi Wajib untuk Kesehatan

Sesudah suami istri terkait atau seorang keluar air mani/sperma, diharuskan baginya untuk mandi janabat. Ada orang yang pernah ajukan pertanyaan pada Ibnul Qayyim Al Jauziyah, kenapa Allah mewajibkan mandi sesudah keluar mani serta tak mewajibkannya sesudah keluar air seni walau sebenarnya tempat keluarnya sama?

mandi-wajib-manfaatMakna Mandi Wajib

Pada umumnya, ketidaksamaan pada mandi harus serta mandi umum sudah terang yakni bergantung pada kemauan.

Di mana dengan cara pengertian kalau mandi harus dapat dbikatakan mandi junub (mandi sesudah lakukan jalinan pasutri), yaitu yang perlu dikerjakan oleh seseorang muslim untuk bersihkan diri (semua anggota bandan) dari hadas besar, baik disengaja maupun tak disengaja dan tak meninggalkan rukun-rukunnya. Hal semacam ini berlaku untuk lelaki serta wanita.

Faedah Mandi Wajib

Agama Islam memerintahkan umatnya agar mandi harus selesai alami hadas besa seperti bersenggama, keluar air mani (sperma), haid & nifas. Perintah ini memiliki arti agar kembali suci saat menggerakkan perintah shalat. Namun kenyataannya aspek ini bukan hanya menyangkut berbarengan perintah agama, namun juga memiliki faedah dari pojok medis. Apa sajakah faedah dengan cara medis? Tersebut Penjelasannya : Selengkapnya baca di sini

Mandi harus adalah aktivitas yang mempunyai tujuan untuk mensucikan diri dari hadas besar yang berlangsung seperti bersenggama. Ketike bersenggama dengan istri atau suami sendiri pastinya, bukanlah punya orang lain, hal itu memberi dampak pada badan kita yakni terasa lemas. Dengan mandi harus, bakal memulihkan kemampuan badan yang hilang akibat keluarnya air mani.

Diriwayatkan Abu Dzar bicara Nabi Muhammad SAW bicara, “Ketika saya mandi junub, seolah-olah hilanglah dari diri ini dua beban berat, yakni rasa malas sebagai beban paling berat, serta naiknya ruh ke alam mulia, lantas meningkatnya kekuatan untuk melihat keajaiban ciptaan Al Khaliq saat bangkit dari tidur. Waktu jinabat, ruh tak melihat keajaiban itu. Bersuci membuatnya bangkit ke alam malaikat yang suci. Demikian halnya untuk wanita. Cuma saja, ada ketidaksamaan pada keduanya. Yakni, wanita alami haid yang terbagi dalam beberapa zat yang ada pada badannya. Kekuatannya bakal sembuh bila ia bersuci. ”

Disamping itu apabila dikaji dari tentang kesehatan, mandi harus berperan menyingkirkan bau tidak enak yg beresiko untuk tubuh wanita & suami yg menyetubuhinya. Dgn mandi, semuanya kotoran & pemicunya akan lenyap saat itu juga.

Allah berfirman :

“Mereka ajukan pertanyaan padamu mengenai haidh, katakanlah, haidh itu kotoran. Oleh karenanya sebaiknya anda menghindari diri dari wanitadi saat haidh serta jangan sampai anda mendekati mereka sebelumnya mereka suci. Jika mereka sudah suci, jadi campurilah mereka ditempat yang sudah diperintahkan Allah padamu. Sebenarnya Allah suka pada beberapa orang yang bertaubat serta suka pada beberapa orang yang menyucikan diri. ” (QS. Al Baqarah : 222).

Disamping itu, terkait mandi dari nifas, ada dua faedah : faedah lahir & faedah batin. Faedah lahir adalah dia menyingkirkan bau tidak enak karena darah nifas. Faedah batin yaitu mensyukuri nikmat Allah yg telah menyelamatkannya dari beban yg sangat begitu berat disaat melahirkan.

Mungkin saja ada yg bertanya, mengapa air seni yg berstatus najis & meskipun tempat keluarnya sama namun takperlu mandi harus? Jawabannya, ini yaitu bentuk kemurahan Allah SWT yg tidak mewajibkan mandi buat benda yg seringkali ke luar seperti air seni. Bila diharuskan mandi, pasti memberatkan hamba.

Mandi juga diharuskan sebab bersenggama meskipun tidak hingga keluarkan mani. Rasulullah bersabda :

“Jika seorang duduk diantara empat anggota tubuh istrinya lantas bersungguh-sungguh padanya, jadi harus baginya mandi. ” (HR. Bukhari serta Muslim).

Itu yaitu penjelasan mengenai Faedah Mandi Harus. Mudah-mudahan dengan artikel ini bisa bikin diri kita jadi sosok yang LebihBeriman, serta mudah-mudahan Allah SWT menyelematkan kita semuanya, orangtua kita, orang yang kita syang, orang yang sayang kita, dari panasnya api neraka. Amin

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, kalau Nabi Muhammad SAW bersabda, yang berarti :

“Sampaikanlah dariku walaupun cuma satu ayat” (HR. Bukhari). Jadi tunggulah apa lagi, mari kita berikan pada rekan rekan kita supaya kita jadi sosok yang Lebihbaik. Serta pengetahuan yang berguna adalah pahala yang tetaplah mengalir meskipun kita telah tidak ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *